Osaka Pindah Fokus ke Olimpiade Setelah ‘Bye Bye’ dari Wimbledon

Naomi Osaka dengan cepat beralih fokus ke Olimpiade Paris setelah tersingkir lebih awal dari Wimbledon oleh petenis Amerika, Emma Navarro. Pertandingan berlangsung di Centre Court dan Osaka kalah dalam waktu kurang dari satu jam. Meskipun sempat sama kuat 3-3 pada set pertama, Osaka kehilangan arah dan mengakui kurang percaya diri.

“Sejujurnya, aku merasa meskipun pada awalnya kami seperti saling bertukar permainan, entah kenapa, aku tidak merasa percaya diri sepenuhnya,” kata Osaka. “Saya tidak merasa bermain sebaik itu. Saya kira, keraguan itu mulai banyak meresap ke dalam permainan saya. Tentu saja set kedua tidak terlalu bagus.”

Emma Navarro yang berperingkat 17 dunia berhasil merebut set pertama dan melanjutkan performa baiknya pada set kedua. Dia memimpin 4-0 dan berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan. Meskipun demikian, Osaka tetap berfokus pada Olimpiade Paris sebagai prioritasnya. Dia mencapai babak ketiga Olimpiade Tokyo 2020 dan siap untuk berjuang lebih keras di Olimpiade berikutnya.

Setelah melahirkan putrinya, Shai, tahun lalu, Osaka kembali ke tur tenis pada Januari dan kini berperingkat 113. Meskipun tidak yakin dengan jadwalnya, Osaka ingin memberikan yang terbaik di Olimpiade Paris. Meskipun tersingkir lebih awal dari Wimbledon, dia sangat termotivasi untuk berlatih lebih keras dan tampil baik di Olimpiade.

“Karena saya tersisih secara dini, saya sangat ingin meluangkan waktu dan berlatih demi Olimpiade karena saya ingin melakukannya dengan baik,” ujar Osaka. “Saya kini mungkin akan lebih menyukai lapangan tanah liat daripada lapangan rumput.”

Pertandingan tenis Olimpiade Paris diadakan di lapangan tanah liat Roland Garros, di mana Osaka akan menghadapi juara dan peringkat satu dunia, Iga Swiatek. Meskipun tantangan besar menanti, Osaka siap untuk memberikan yang terbaik dan menunjukkan kemampuannya di lapangan.

Dengan semangat yang tinggi dan fokus yang kuat, Naomi Osaka siap untuk menghadapi Olimpiade Paris dan mengejar medali emas untuk negaranya. Meskipun tersingkir lebih awal dari Wimbledon, dia tidak akan menyerah dan akan terus berjuang untuk meraih kesuksesan di lapangan tenis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *